Tampilkan postingan dengan label sharing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sharing. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 30 Oktober 2010

untuk satu senyawa kimia..

Assalamu’alaykum warohmatulloh..


Bismillaah,

Teman2ku unsur kimia 2009 dan kakak2 unsur kimia 2007, 2008 dan lainnya..


Izinkan saya, Wulandari Osmium’09 berbagi beberapa hal terkait MID AMISCA 2010.

Di sini saya tidak akan menshare detail teknis MID (karena memang bukan tempat yang tepat untuk share di sini, cukuplah keluarga AMISCA yang tau detail pelaksanaannya) karena itu sekiranya ada manfaat dari notes ini silahkan diambil dan diaplikasikan tapi sekiranya ada hal-hal yang kurang berkenan, saya mohon maaf dan tolong diluruskan..


Pada kesempatan kali ini saya akan mencoba menuliskan apa esensi yang terkandung dalam setiap “pernak-pernik” MID AMISCA 2010. Sekiranya ada yang mau menanggapi, silakan saja..


Teman2ku,

Taukah kalian tentang MID yang telah kita lalui selama ini?

MID yang bertemakan Satu Keluarga AMISCA, yang bukan sekedar event “osjur”, tapi merupakan kegiatan pembekalan yang berkesinambungan, tertata dengan rapih dan penuh esensi. Kegiatan penyambutan anggota baru di keluarga AMISCA yang saya yakin telah dipersiapkan dengan sangat matang oleh kakak2 panitia dan rekan2 terkait lainnya. Karenanya sangat disayangkan kalau kita menilai MID ini hanya sebagai salah satu EO (Event Organizer).


Lalu apa sih sebenarnya esensi dari setiap tugas, instruksi, materi dan rangkaian acara MID ini?? Tentunya, teman2 sudah tau kalau stiap tugas yang diberikan pasti ada point penting di dalamnya. Point pembelajaran. Ya pembelajaran tentang arti koordinasi, kekompakan, komunikasi, komitmen dan integritas. Mungkin setiap dari kita berbeda menafsirkan esensi yang ada. Tapi, yakinlah kawan, stiap hal yang mewarnai MID bermanfaat untuk kita, berguna untuk mengadaptasikan diri kita pada lingkungan baru di prodi kimia, yang tentunya berbeda dengan lingkungan TPB. Jadi, kalo teman2 merasa tugas yang diberikan selama MID kemarin sangat berat, lalu bagaimana kita akan survive di kimia kawan??


Memang benar, setiap unsur mempunyai kapabilitas, resistensi dan kestabilan yang berbeda, tapi saya yakin setiap unsur kimia 2009 mempunyai potensi kebaikan yang besar jika kita tau bagaimana harus bersikap dalam mengelolanya. Saya yakin dengan pengoptimalan potensi setiap unsur, baik melalui koordinasi, komunikasi dan kesadaran diri kita akan pentingnya rasa saling membutuhkan dan menjaga satu sama lain, terbentuknya satu kesatuan senyawa yang solid di internal angkatan 2009 dan di AMISCA sendiri bukanlah satu hal yang mustahil.


Lalu pertanyaannya sekarang adalah, seberapa besar probabilitas terbentuknya senyawa yang solid dan stabil itu??

Dan berapa lama waktu pembentukannya??

Senyawa yang solid dan stabil akan terwujud jika energi aktivasi mencukupi dan setiap unsur mau berikatan kovalen dengan unsur-unsur yang lainnya menjadi satu kesatuan senyawa.

Apa artinya???


Senyawa yang dimaksud adalah kekompakan kita dalam satu angkatan, lalu unsur-unsurnya adalah diri kita masing-masing, energi aktivasi di sini adalah sense of belonging , ya.. rasa kepemilikan teman-teman terhadap satu senyawa itu ...


Knapa mesti ikatan kovalen bukan ikatan ionik??

Karena kita perlu penyamaan untuk membuat satu kesamaan frame dan pemahaman sebelum melangkah lebih jauh.


Knapa mesti sama??

Ini sangat penting kawan, agar nantinya dalam bereaksi tidak banyak inhibitor yang muncul dan menghambat pembentukan senyawa yang diharapkan.



Mungkin teman2 bingung yaa, dari tadi saya main analogi melulu..


Baiklaah,

saya akan jelaskan lebih lanjut langsung ke fakta di lapangan..


Teman2 masih ingat tidak, kumpul perdana kita di Selasar Mektan pada hari Senin, 14 Juni 2010 pukul 15.30 lalu kumpul kedua pada hari Kamis, 15 Juli 2010 di CC Timur. Dan inisiasi awal MID berlangsung Jumat-Sabtu 23 dan 24 Juli 2010.

Lalu kita bersama-sama mengikuti upacara pembukaan MID pada hari Senin, 26 Juli 2010 di belakang Kantin Bengkok. Rangkaian acara MID berlanjut ke hari Selasa, Kamis dan Sabtu 31 Juli 2010. Tak terasa yaa.. cukup lama sebenarnya acara MID ini..


Tapi, sadarkah kawan?? kalau dalam setiap pertemuan MID kita tidak pernah lengkap, selalu saja ada teman kita yang izin karena sakit, acara keluarga, OSKM, panita FPS atau karena ada kepentingan yang lain yang mungkin lebih urgent (positive feelinglah teman2 kita yang berhalangan hadir tersebut sebenarnya juga pengen bisa bareng2 kita belajar di MID ini). Jumlah terbanyak kita dalam rangkaian acara MID adalah 83 dari total 93 unsur kimia’09 yang mengikuti MID. Kuorum kehadiran semakin berkurang setiap harinya. Itu sungguh menyedihkan kawan. Karena penurunan jumlah kehadiran setiap pertemuannya mengindikasikan kurang kompaknya angkatan kita.


Sudah benar-benar care kah kita pada unsur yang lain??


Dan yang paling menyedihkan adalah munculnya opini angkatan kita egois, tidak kompak..


Maukah kita dikatakan seperti itu kawan-kawan…???

Siapapun yang terima atas opini itu tolong berpikir ulang, sebenarnya untuk apa masing-masing dari kita mengikuti rangkaian acara MID ini??


Sekedar ingin jahim kah?

Ingin mengisi waktu kosong?

Atau tidak tau sebenernya mau apa saya ikut MID ini, hanya sekedar ikut-ikutan teman karena takut dibilang nonhim??


Tolonglah kawan,

saya mohon pertanyakan kembali niat apa sebenarnya yang menggerakkan hati dan raga teman2 selama mengikuti rangkaian acara MID ini??


Mungkin, banyak diantara kita yang berpikir MID adalah osjur, seleksi untuk menjadi AMISCA. Kalau hanya itu yang ada di benak teman2, rasanya kurang tepat. Karena pada dasarnya MID bertujuan menjadi sarana pembelajaran bagi panitia dan juga peserta untuk meningkatkan kualitas diri sekaligus memberikan pembekalan awal bagi mahasiswa kimia angkatan 2009 untuk melanjutkan kehidupan berorganisasinya di AMISCA. (sesuai dengan isi buku biru halaman 06).



Jadi, kita di sini belajar kawan..

Belajar tentang banyak hal,

tentang pentingnya berorganisasi, keprofesian kimia, pemberdayaaan masyarakat dan berbagai life skill lainnya. Kita tengah menjalani proses kaderisasi yang akan terus berjalan secara bertahap dan berjenjang.



Tidak salah jika kita berpikir orientasi kaderisasi ini adalah regenerasi AMISCA.

Tapi teman-temanku,


Sudahkah kita tau dan paham tentang AMISCA?


Sudahkah kita benar-benar merasa terpanggil untuk melanjutkan tongkat estafet perjuangan kakak2 unsur kita??


Dan sudahkah kita benar-benar siap memberikan kontribusi nyata pada AMISCA??



Karena menurut saya apalah bedanya anggota himpunan dan bukan anggota himpunan jika kontribusinya sama saja.


Karena itu kawan, marilah kita pompa kembali semangat kita untuk mengikuti rangkaian acara MID ini yang belum berakhir. Kita buktikan minimal 90 unsur kimia 2009 bisa hadir ontime pada hari Minggu, 8 Agustus 2010.


Ayo kawan, kita saling mengingatkan dan menjaga kesolidan stiap unsur di angkatan kita.

Untuk senyawa kimia 2009 yang solid dan kontributif dalam Satu Keluarga AMISCA.



Bandung, 4 Agustus 2010 20.38 WIB

Wulandari Purwaningrum (Osmium ‘09)

workshop PKM AMISCA Agustus 2010

Assalamu’alaykum..

Bismillaah,

Teman- teman, sy akan coba share kan beberapa hal yang disampaikan pada acara Workshop AMISCA UNTUK PEKAN ILMIAH MAHASISWA NASIONAL yang diadakan pada hari Jumat, 6 Agustus 2010 di ruang 1318.

Smoga dengan sedikit pemaparan ini, kita menjadi lebih semangat untuk terus berkarya, tidak usah jauh-jauh, lewat fipro dulu saja (terutama fipro yang PKM) oke ?? selamat membaca..


PKM adalah kependekan dari Program Kreativitas Mahasiswa. Salah satu ajang untuk menghimpun ide-ide kreatif putra-putri terbaik negeri ini, karena apa? PKM ini bisa dikatakan sebagai pintu gerbang awal untuk menuju PIMNAS (Pekan Ilmiah Mahasiswa NASional). Jadi, ini adalah program yang berorientasi jauuh ke depan. (punya visi yang jelas..)

Sebelum sy lanjutkan, kita harus samakan frame dulu nih, agar saat membaca ulasan yang lebih lanjut teman-teman menjadi lebih antusias dan makin yakin bahwa kita bisa kawan.. kita bisa meraih mimpi-mimpi itu, tentang integritas (AMISCA menjadi model HMK Nasional dan AMISCA go international, insyaAllah, Amiiin )

PKM terbagi menjadi 5 fokus, yaitu PKM-P fokus pada penelitian (point pentingnya kita meneliti sesuatu secara intens yang outputnya bisa menambah khazanah ilmiah), PKM-T fokus pada terapan teknologi dengan main point kita cari partner bisnis yang punya suatu problem dan kita bantu mereka untuk solve problem tersebut, PKM-M fokus pada pengabdian masyarakat ( waah, jadi keinget fipro kita yang satunya, comdev, ^^) di sini diharapkan kita bisa memberdayakan (bukan memPerdayakan lho) masyarakat dari yang kurang produktif menjadi produktif, minimal masyarakat akan menjadi lebih mandiri secara financial., bagi yang bercita2 jadi entrepreneur, di sini juga ada PKM-K yang concern di bidang kewirausahaan, tapi sebisa mungkin karena kiata nantinya menjadi seorang chemist, insyaAllah.. berarti sedikit banyak kita harus mempertimbangkan dan mencari kewirausahaan yang sesuai dengan kelompok keahlian yang ada di kimia, agar tepat dengan ilmu yang kita pelajari. Lalu yang terakhir adalah PKM-GT yaitu PKM yang berupa gagasan tertulis, tapi jangan salah ya, bukan sembarang gagasan tentunya.. di sini gagasannya tidak harus yang waah, tapi gagasan unik, simple dan aplikatif yang dilengkapi dengan penjelasan yang mendalam.. jadi mudah direalisasikan lah..


Itu tadi baru gambaran singkatnya ya, karena detailnya ada di file panduan PKM yg kemarin sudah kami e-mailkan ke temen2 semua (coba deh dicek emailnya..)


Lalu gimana nih kalo saya hanya punya minat, dan baru kali ini ikut PKM??

Optimislah KITA PASTI BISA melalui ini semua dengan bahagia..

caranya??

1. Tuliskan semua minat yang ada, apapun itu jangan dibatasi.. dan benar2 ditulis di kertas bukan diangan-angankan..

2. Lanjutkan ke pokok permasalahan yang muncul dari setiap minat yang berhasil dituliskan..

3. Pasti akan ada beberapa permasalahan yang muncul ya? Pilih pokok permasalahan mana yang kira-kira bisa dikembangkan (maksudnya, masalah yang muncul itu tidak berhenti. Masalahnya masih bisa diperjelas/dirinci menjadi submasalah-submasalah).

4. Tentukan apa yang akan menjadi landasan teori dan latar belakang yang mendasari pemilihan masalah itu (nantinya masalah yang terseleksi ini yang bisa kita jadikan topik).

5. Carilah tantangannya (kalo tantangannya berat , justru itu bagus, karena kita akan berusaha lebih untuk menaklukkan tantangan itu, sesuatu yang diraih dengan usaha yang lebih pasti juga akan diberi reward yang lebih..)

6. Tentukan tim yang anggota-anggotanya bisa diajak bekerja sama (karena perlu ada pembagian tugas nantinya, ga mau kan kalo ada anggota yang gabut..) Kunci penting dari tim di sini adalah saling percaya, maksimalkan pada apa yang ditugaskan. Karena dalam 1 tim perlu ada pembagian tugas (eh, lebih tepatnya harus ada pembagian tugas yang jelas).

7. Tentukan alternative solusi yang bisa dipakai untuk mengatasi masalah yang kita soroti.

8. Penuhi SYARAT ADMINISTRATIF yang ditentukan panitia, jangan ngasal..

Ini penting (dari share pengalaman kakak2 yang sudah expert, banyak banget proposal bagus yang terbuang hanya karena belum sempat dieksekusi, sudah harus diskualifikasi, hanya karena yang satu ini) jadi perhatikan baik-baik format penulisan, warna cover dan ketentuan pendukung lainnya..

Ketika sudah ada ide, apapun itu segera tuliskan, agar ide itu tidak terbang kemana-mana lagi. Kan susah nangkepnya kalo idenya udah keburu ngilang lagi..

Lalu bagaimana PENGKATEGORIAN PROYEKnya masuk PKM P, K, M ,T atau GT??

Tidak perlu bingung,

cukup tentukan topik yang akan dipakai lalu tuliskan lingkup permasalahan yang akan ditindaklanjuti. Misalnya tentang manfaat apa yang bisa diperoleh, pilih masyarakat mana yang akan dijadikan objek penelitian, apa yang akan disosialisasikan (bisa jadi apa yang kita bahas sudah populer di masyarakat atau sudah pernah dibahas oleh orang lain, tapi jangan pesimis dulu, karena topik yang sama dengan pengemasan (packaging) dan penampilan yang berbeda akan menghasilkan penilaian yang berbeda pula. Jadi usahakan packagingnya semenarik mungkin yaaa..

Sekedar info, peminat terbanyak PKM adalah PKM P sehingga perlu perjuangan lebih jika kita ingin menbcoba yang PKM P ini, kalau yang jumlah pesertanya lebih sedikit ada di PKM M dan PKM T (jangan salah, sekalipun pesertanya dikit, kalo kita ambil yang PKM M ataupun PKM T, hakimnya langsung dari masyarakat dan partner bisnis lho, jadi lebih berasa tantangannya, karena kita yang harus langsung berinteraksi dengan masyarakat dengan spesialisasi yang berbeda-beda) Smua ada tantangannya. Tinggal bagaimana usaha kita untuk mengatasinya.


TIPS n TRICK nya gimana yaaa??

1. Taat pada peraturan penulisan proposal yang ditentukan.

Mungkin akan ada sedikit perbedaan dengan aturan TTKI tapi ikuti saja ketentuan yang diberikan. Ini penting untuk seleksi awal berupa seleksi administrasi (banyak proposal yang terpaksa berguguran di tahap ini hanya karena hal-hal sepele, jadi cermatlah sebelum mengumpulkan proposal).

2. Buat judul semenarik mungkin (bumikan bahasa dewa).

Maksudnya kita pilih kata-kata yng lebih familiar dalam menuliskan kata-kata ilmiah agar lebih komunikatif.

Contoh : Batere Litium Berbahan Dasar Kulit Udang bisa dituliskan menjadi Batere HP Berbahan Dasar Kulit Udang.

3. Jelaskan sedetail mungkin latar belakang permasalahan yang ada.

4. Tentukan target luaran yang ingin dicapai.

Target luaran ini yang realistis ya, karena inilah salah satu indikator penentu keberhasilan proyek yang kita kerjakan. Proyek bisa dikatakan berhasil jika target luaran itu dapat tercapai minimal 95 % dalam waktu kurang dari 5 bulan dalam keberjalanan proyek. Untuk yang PKM P asalkan kita bisa menghasilkan device pada target luarannya, insyaAllah proyek kita berhasil lolos PIMNAS.

POIN PENILAIAN seperti apa yaa??

Poin besarnya pada beberapa hal berikut ini :

1. Kesesuaian hasil dengan target luaran yang kita janjikan di awal. (apa hubungannya dengan integritas dan komitmen ya??)

2. Konsultasi. Tunjukkan keseringan (frekuensi) konsultasi kita pada pembimbing.

3. Dokumentasi. Tunjukkan foto-foto perkembangan proyek kita secara bertahap. Di sini mengindikasikan kalau proyek kita ada progressnya dan tercatat..

4. Tunjukkan slide rincian dana yang diperlukan (dipakai) untuk keberjalanan proyek. Ini penting karena berkaitan dengan anggaran dana yang diperlukan.

5. Potensi ke depan. Tunjukkan bahwa apa yang kita teliti (proyek yang kita ajukan) bermanfaat dalam jangka panjang dan prospektif..

Lalu biasanya kita juga harus membuat PRESENTASI pas PIMNAS..

TIPS untuk PRESENTASI..

Sampaikan presentasi dengan cara2 berikut:

Lancar kemas semenarik mungkin

Tegas cara menjawab pertanyaan yang meyakinkan

Menjelaskan buat slide yang bagus (usahakan yg flash)..


Lalu untuk milih tim yang baik gimana ya..?

Ada tipsnya juga kok,

1. Usahakan ada yang bisa multimedia, karena nantinya 1 tim harus buat slide dan poster.

2. Usahakan ada yang jago ngomong (bisa menjelaskan) karena materi akan lebih mudah tersampaikan oleh orang yang komunikatif.

3. Semua anggota tim harus menguasai materi yang mendukung proyek yang diajukan.

Tapi terserah teman-teman juga, jangan meng “under estimate” seseorang ya.. bisa jadi dengan bergabung dalam 1 tim, ada teman yang semula pendiam jadi pintar menyampaikan materi, yang semula belum bisa buat poster jadi bersemangat belajar membuat poster, yang semula belum tau materinya harus menjadi tau..

Ya, di sinilah sebenarnya arti tim itu sendiri. TEAM (Together Everyone Achieve Miracle) ataupun TIM (Together Impact Miracle). Dalam 1 tim unsur2 dengan kapabilitas yang berbeda-beda dan potensi yang bisa diarahkan untuk dioptimalkan disatukan untuk mewujudkan 1 tujuan bersama. Kita bertindak atas nama tim. Kita belajar menghargai pendapat, memotivasi, berargumen dan mengapresiasi. Di situlah point penting kenapa salah satu final project kita adalah PKM (menurut saya..). Karena kita satu senyawa kimia..


Saya kira penjelasannya sudah cukup, smoga teman2 dapat mengambil manfaat dari ulasan yang saya berikan. Sy mohon maaf atas segala kesalahan dalam menyampaikan tulisan ini.

Tetap optimis ya..

Jangan khawatir, kita harus melihat peluang dalam masalah (jangan di balik ya) lalu jadikan peluang itu sebagai tantangan.

Maksudnya apa ya? ?

Begini teman2ku, kita diberi fipro PKM tentunya akan ada juga yang memfasilitasi (insyaAllah dari EMISI AMISCA).

Jadi,, sekarang yakinlah apapun ide teman2 dan bagaimanapun nantinya, kita telah berusaha..

Bukan menang atau kalah kawan, nilai yang ingin ditanamkan di sini adalah kontribusi kita pada ANGKATAN, pada AMISCA, dan pada INDONESIA.


Oke, siapkan diri temen2 ya, ajakin unsur2 yg belum dapat kelompok, dan 1 hal, ini proyek angkatan kita, jadi jangan lupakan teman2 kita yang “belum bersedia ikut MID”.

-karena kita keluarga-

..kimia..



Bandung, 9 Agustus 2010 04.00 WIB

Wulan Os’09
 

berbagi kisah lewat kata dan puisi.. © 2008. Design By: SkinCorner